Pages

Followers

About Me

Foto saya
gue adalah gue bukan orang lain, dan gue ga suka diubah karena orang lain.

jam

Labels

Senin, 08 Juli 2013

SEMANTIC WEB

Pengertian Web Semantik (Semantic Web) atau definisi Web Semantik adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Web Semantik berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Web Semantik terdiri dari seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan berbagai teknologi. Beberapa elemen dari Web Semantik yang dinyatakan sebagai calon masa depan dan unsur-unsur lain dari Web Semantik disajikan dalam spesifikasi formal dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep, istilah, dan hubungan dalam satu domain tertentu.
Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web Semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
Web Semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web Semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.
Salah satu contoh dari web semantik adalah igoogle. Ketika pertama kali membuka igoogle, kita akan diminta untuk mengisi lokasi tempat kita berada, setelah itu baru kita menuju ke halaman beranda igoogle. Dengan demikian, bisa jadi isi dari halaman beranda igoogle akan berbeda-beda sesuai dengan lokasi yang diisikan sebelumnya, baik itu dari isi berita, suhu udara, dan yang lainnya.
Dalam semantic web ini terdapat beberapa fitur-fitur yang menjadi konsep dari semantic web, fitur-fitur tersebut terdiri dari:

·         Indexing dan  Information Retrieval
Dengan semantic web user dapat melakukan proses pencarian dengan menggunakan konsep dan kategori. Tidak lagi menggunakan kata kunci dan indeks alphabet.
·         Metadata
Untuk menggambarkan metode sistematik dalam mendeskripsikan sumber daya dan mekanisme pengaksesannya.
·         Database interoperabilitas
Dengan semantic web dapat menyatukan dan mengambil data yang tersimpan  dalam database. Sehingga user dapat mengambil data dari berbagai situs penting.
·         Machine retrieval data
Berfokus pada otomatisasi akuisisi data. Suatu aplikasi dalam proses menyelesaikan tugasnya dengan menentukan data apa yg dibutuhkan, dimana dan bagaimana untuk mendapatkannya.
·         Service
Memiliki web service yang berfungsi menyediakan data yang dimengerti oleh computer sehingga computer dapat mengkoordinasikan data dengan user. Dan penggunaan web service ini berkaitan dengan masalah interoperabilitas.


KOMPONEN SEMANTIK WEB :

Ontology
 Ontology merupakan suatu teori tentang makna dari suatu obyek, properti dari suatu obyek, serta relasi obyek tersebut yang mungkin terjadi pada suatu domain pengetahuan.  Ontology adalah sebuah spesifikasi dari sebuah konseptual, dengan kata lain ontology adalah penjelasan dari sebuah konsep dan keterhubunganya dari sebuah ilmu tertentu.

 Bahasa danTool
·         Resource Description Framework (RDF)
·         DARPA Mark-up Language + Ontology Layer Language (DAML + OIL)
·         Ontology Web Language (OWL)
·         Protege


RDF
·         RDF adalah layer untuk merepresentasikan semantik dari isi halaman tersebut
·     RDF merupakan sebuah model sederhana untuk mendeskripsikan hubungan antara sumber-sumber daya yang merupakan properties dan values.

DAML + OIL

DAML adalah usaha untuk menyediakan primitif pemodelan yang lebih kaya dari pada RDF dan RDF schema. Kemudian digabung dengan group lain, dinamakan Ontology Inference Language (OIL), yang berusaha untuk menyediakan kalsifikasi yang lebih baik dengan menggunakan konstruksi dari kecerdasan buatan yang berbasis frame.


OWL

OWL diharapkan untuk mempertemukan kebutuhan untuk bahasa ontologi diweb, sehingga perintah –perintah dasarnya akan lebih  baik dari RDF dan RDF schema.
OWL mempunyai beberapa tujuan model desain, yaitu: shared ontologies, ontology evolution, ontology inconsistency detection, balance of expressivity danscalability, ease of use, XML syntax, dan internationalization.


Protégé

Protégé adalah sebuah alat bantu yang berbentuk perangkat lunak yang digunakan untuk pengembang sistem untuk mengembangkan Knowledge-Base System. Aplikasi yang dikembangkan dengan Protégé digunakan dalam pemecahan masalah dan pembuat keputusan dalam sebuah domain.
Protégé dikembangkan oleh sebuah organisasi yang bernaung dibawah Standford, yang mengambil spesialisasi dibidang ontology.

Berbagai format penyimpanan seperti OWL, RDF, XML, dan HTML. Protégé menyediakan kemudahan plug and play yang membuatnya fleksibel untuk pengembangan prototype yang berkembang.


sumber :

http://ilmuweb.net/semantic-web/web-semantik/

http://ewawan.com/pengertian-web-semantik-definisi-web-semantik.html
http://buset.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15813/semantic-web.pdf




Nama : Qorridhah Indah Mulyani

NPM   : 15109880

Kelas  : 4ka29

Minggu, 05 Mei 2013

PEMROGRAMAN WEB

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa langkah untuk membuat halaman website, dalam halaman yang saya buat adalah halaman yang berisi tentang biodata.

Berikut adalah beberapa langkahnya : 
  • Buka notepad / notepad ++ 
  • Membuat kodingan didalam notepad / notepad ++. 
Untuk kodingan pada halaman awal sampai halaman akhir dapat dilihat dibawah ini. Kodingan untuk halaman pertama :


Dalam kodingan diatas dibuatkan link untuk menuju ke halaman kedua dengan menggunakan <a href="saya.html"<u>klik</u></a> kata klik disini akan dijadikan tanda untuk menuju ke halaman kedua dan dibawah ini adalah kodingan untuk halaman kedua yang disimpan dengan nama file saya.html dalam folder yang sama dengan file coba.html.

            Kodingan untuk halaman ke dua :



  • Setelah semua koding dibuat lalu simpan dalam folder apa saja / dapat membuat folder tertentu. 
  • Saat menyimpan file, jangan lupa untuk tipe filenya adalah .html seperti coba.html
  • Untuk mencantumkan suatu gambar dapat menggunakan <img src="aku.png" align="center">   Gambar yang dimaksud harus disimpan kedalam folder yang sama dengan file kodingan.   
  • Selanjutnya hasilnya dapat dilihat dari web browser seperti google chrome, mozila firefox, opera mini dan internet explorer.
  • Untuk menampilkan halaman htmlnya dapat langsung mengklik file .html tersebut. Dan berikut adalah hasil tampilan dari kodingan diatas :  
     

    Tampilan halaman website pertama yang akan di linkan kehalaman kedua.
    Berikut adalah tampilannya :


    Pada tampilan kedua ini jika kita mengklik kata "Kembali" maka akan kembali ke halaman website yang pertama.
    Demikian sedikit penjelasan mengenai cara membuat halaman website. semoga bermanfaat, terima kasih ....

Selasa, 19 Maret 2013

TUGAS ETIKA & PROFESIONALISME TSI

1.   Cari tentang Paham :

-  Faham Kebahagiaan (Hedonisme)
Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

Hedonisme muncul pada awal sejarah filsafat sekitar tahun 433 SM. Hedonisme ingin menjawab pertanyaan filsafat "apa yang menjadi hal terbaik bagi manusia?" Hal ini diawali dengan Sokrates yang menanyakan tentang apa yang sebenarnya menjadi tujuan akhir manusia. Lalu Aristippos dari Kyrene (433-355 SM) menjawab bahwa yang menjadi hal terbaik bagi manusia adalah kesenangan. Aristippos memaparkan bahwa manusia sejak masa kecilnya selalu mencari kesenangan dan bila tidak mencapainya, manusia itu akan mencari sesuatu yang lain lagi. Pandangan tentang 'kesenangan' (hedonisme) ini kemudian dilanjutkan seorang filsuf Yunani lain bernama Epikuros (341-270 SM). Menurutnya, tindakan manusia yang mencari kesenangan adalah kodrat alamiah. Meskipun demikian, hedonisme Epikurean lebih luas karena tidak hanya
mencakup kesenangan badani saja --seperti Kaum Aristippos--, melainkan kesenangan rohani juga, seperti terbebasnya jiwa dari keresahan.

Beberapa pengertian tentang Paham Hedonisme dari beberapa sumber adalah :
1. Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan
    mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang
    menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan
    merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia hedonisme adalah pandangan yg menganggap kesenangan dan
    kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup.

3. Hedonisme dari kata “hedone” (Yunani) yang berarti kesenangan, hedonisme adalah pandangan moral
    bahwa hal yang baik hanya kesenangan.

4. Hedonisme adalah suatu paham atau aliran yang orientasinya pada kesenangan, berfoya-foya, serta
    duniawi.

5. Hedonisme adalah mencapai kesenangan (pleasure) – di mana mengalami kesakitan sementara waktu
    demi suatu kesenangan artinya termasuk hedonisme juga jika segala sesuatu berujung pada kesenangan
    (pleasure) -. Jika dalam definisi ini, beragama belum tentu juga tak masuk hedonisme jika tujuannya adalah
    kesenangan di belakang.

6. Hedonisme menurut Pospoprodijo (1999:60) kesenangan atau (kenikmatan) adalah tujuan akhir hidup
    dan yang baik yang tertinggi. Namun, kaum hedonis memiliki kata kesenangan menjadi kebahagiaan.
    Kemudian Jeremy Bentham dalam Pospoprodijo (1999:61) mengatakan bahwasanya kesenangan dan
    kesedihan itu adalah satu-satunya motif yang memerintah manusia, dan beliau mengatakan juga bahwa
    kesenangan dan kesedihan seseorang adalah tergantung kepada kebahagiaan dan kemakmuran pada
    umumnya dari seluruh masyarakat.

7. Adapun hedonisme menurut Burhanuddin (1997:81) adalah sesuatu itu dianggap baik, sesuai dengan
    kesenangan yang didatangkannya. Disini jelas bahwa sesuatu yang hanya mendatangkan kesusahan,
    penderitaan dan tidak menyenangkan, dengan sendirinya dinilai tidak baik.


-  Paham Eudaemonisme
Eudaemonisme berasal dari bahasa Yunani, “eudaemonia,” yang artinya kebahagiaan. Eudaemonisme adalah teori dalam etika, bahwa tujuan etika adalah kesejahteraan pribadi atau kebahagiaan. Tokoh-tokoh yang menganut paham ini adalah Plato, Aristoteles, dan Thomas aquinas.

Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dankebahagiaan bagi orang lain. Menurut Aristoteles, untuk mencapaieudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu :
(1) kesehatan, kebebasan, kemerdekaan,kekayaan dan kekuasaan
(2) kemauaan
(3) perbuatan baik
(4) pengetahuan batiniah.


- Aliran Pragmatisme
Pragmatisme adalah aliran filsafat yang mengajarkan bahwa yang benar adalah segala sesuatu yang membuktikan dirinya sebagai benar dengan melihat kepada akibat-akibat atau hasilnya yang bermanfaat secara praktis. Dengan demikian, bukan kebenaran objektif dari pengetahuan yang penting melainkan bagaimana kegunaan praktis dari pengetahuan kepada individu-individu.

Dasar dari pragmatisme adalah logika pengamatan, di mana apa yang ditampilkan pada manusia dalam dunia nyata merupakan fakta-fakta individual, konkret, dan terpisah satu sama lain. Dunia ditampilkan apa adanya dan perbedaan diterima begitu saja. Representasi realitas yang muncul di pikiran manusia selalu bersifat pribadi dan bukan merupakan fakta-fakta umum. Ide menjadi benar ketika memiliki fungsi pelayanan dan kegunaan. Dengan demikian, filsafat pragmatisme tidak mau direpotkan dengan pertanyaan-pertanyaan seputar kebenaran, terlebih yang bersifat metafisik, sebagaimana yang dilakukan oleh kebanyakan filsafat Barat di dalam sejarah.

Dapat dikatakan juga Aliran Pragmatisme adalah Aliran ini menititk beratkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman, oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris.


-  Aliran Positivisme
Positivisme adalah suatu aliran filsafat yang menyatakan ilmu alam sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang benar dan menolak aktifitas yang berkenaan dengan metafisik. Tidak mengenal adanya spekulasi, semua didasarkan pada data empiris. Sesungguhnya aliran ini menolak adanya spekulasi teoritis sebagai suatu sarana untuk memperoleh pengetahuan (seperti yang diusung oleh kaum idealisme khususnya idealisme Jerman Klasik).

Aliran positivisme ini juga merupakan aliran produk pemikiran Auguste Comte yang cukup berpengaruh bagi peradaban manusia. Aliran Positivisme ini kemudian di abad XX dikembangluaskan oleh filosof kelompok Wina dengan alirannya Neo-Positivisme(Positivisme-Logis). Sejarah telah melukiskan bahwa masalah perolehan pengetahuan menjadi problem aktual yang melahirkan aliran Rasionalisme dan Empirisme yang pada gilirannya telah melahirkan aliran Kritisisme sebagai alternatif dan solusi terhadap pertikaian dua aliran besar tersebut. Disinilah arti penting dari kemunculanPositivisme yang merupakan representasi jawaban berikutnya terhadap problem-problem mendasar tersebut.


- Aliran Naturalisme
Aliran Naturalisme adalah aliran yang mencintai dan memuja alam dengan segenap isinya. Penganut aliran ini berusaha untuk melukiskan keadaan alam, khususnya dari aspek yang menarik, sehingga lukisan Naturalisme selalu bertemakan keindahan alam dan isinya. Monet merupakan salah satu tokoh pelukis Naturalisme, tetapi terkadang lukisannya mendekati Realisme. Meskipun lukisan Naturalistiknya Monet yang mendekati Realisme, tetapi sangat berbeda dengan lukisan Gustave Courbert sebagai tokoh realisme.

2 Etika&Profesi dalam Teknik Informatika :
Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”, apabila alami maka itu dikatakan baik, sedangkan apa bila tidak alami dipandang buruk. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan, pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alamsemesta.


- Aliran Vitalisme
Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi“vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Aliran ini terdiridari dua kelompok yaitu :
(1). Vitalisme pessimistis (negative vitalistis)
(2). Vitalisme optimistime.
Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homohomini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”.


- Aliran Idealisme
Idealime adalah sebuah istilah yang digunakan pertama kali dalam dunia filsafat oleh Leibniz pada awal abad 18. Ia menerapkan istilah ini pada pemikiran Plato, seraya memperlawankan dengan materialisme Epikuros. Istilah Idealisme adalah aliran filsafat yang memandang yang mental dan ideasional sebagai kunci ke hakikat realitas. Dari abad 17 sampai permulaan abad 20 istilah ini banyak dipakai dalam pengklarifikasian filsafat.


- Aliran Eksistensialisme
Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas tanpa memikirkan secara mendalam mana yang benar dan mana yang tidak benar.
Eksistensialisme adalah salah satu aliran besar dalam filsafat, khususnya tradisi filsafat Barat. Eksistensialisme mempersoalkan keber-Ada-an manusia, dan keber-Ada-an itu dihadirkan lewat kebebasan. Pertanyaan utama yang berhubungan dengan eksistensialisme adalah melulu soal kebebasan. Apakah kebebasan itu? bagaimanakah manusia yang bebas itu? dan sesuai dengan doktrin utamanya yaitu kebebasan, eksistensialisme menolak mentah-mentah bentuk determinasi terhadap kebebasan kecuali kebebasan itu sendiri.


- Aliran Marxisme
Marxsime merupakan aliran pemikiran yang turun daripada pemikiran Karl Marx. Marxisme adalah berhubung rapat dengan manifestasinya iaitu komunisme. Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial dan sistem politik.
Pada dasarnya, golongan marxisme menganggap bahawa secara objektif, masyarakat manusia adalah suatu masyarakat yang terdiri daripada golongan menindas dan golongan ditindas. Ketidakadilan ini menurut marxisme adalah berakar pada sistem sosial manusia sendiri secara obejektif, dan bukan disebabkan oleh faktor subjektif sperti moral dan budaya.


- Aliran Komunisme
Komunisme adalah sebuah aliran berpikir berlandaskan kepada ateisme yg menjadikan materi sebagai asas segala-galanya. Komunisme menafsirkan sejarah berdasarkan pertarungan kelas dan faktor ekonomi. Aliran ini lahir di Jerman di bawah asuhan Marx dan Engels kemudian menjelma dalam bentuk revolusi Bolsheviks di Rusia pada tahun 1917 M dgn planing dari Yahudi. Komunisme berkembang krn penganutnya melakukan ekspansi dgn tangan besi dan kekerasan.

=======================================================================


2. Profesi dan Profesionalisme :


Profesi :
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta prosessertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

Profesionalisme :
Profesionalisme ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya ter¬dapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional.


Ciri-ciri Profesionalisme :
1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.
    Seseorang yang memiliki profesionalisme tinggi akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan 

    piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya kepada sesorang yang dipandang memiliki  
    piawaian tersebut. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah suatu perangkat perilaku yang dipandang 
    paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.

2. Meningkatkan dan memelihara imej profesion
    Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan   

    memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan melalui 
    berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan bahasa, sikap tubuh badan, 
    sikap hidup harian, hubungan dengan individu lainnya.

3. Keinginan untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan 
    meperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampiannya.

4. Mengejar kualiti dan cita-cita dalam profesion
    Profesionalisme ditandai dengan kualiti darjat rasa bangga akan profesion yang dipegangnya. Dalam hal ini   

    diharapkan agar seseorang itu memiliki rasa bangga dan percaya diri akan profesionnya.


Sumber :
http://bengkelpemikiran.wordpress.com/2012/02/18/mengenal-hedonisme/
- books.google.com/books?isbn=9791283664
- http://www.scribd.com/doc/53906194/PENGERTIAN-ETIKA
- http://staff.blog.ui.ac.id/arif51/2008/03/31/positivisme-dan-perkembangannya/
- http://kishi-kun.blogspot.com/2011/09/auguste-comte-dan-aliran-positivisme.html
- http://desxripsi.blogspot.com/2012/07/aliran-aliran-seni-rupa-tokoh dan.html#axzz2NuEEdrvg
- http://id.wikipedia.org/wiki/Pragmatisme
- http://id.wikipedia.org/wiki/Hedonisme
- http://id.wikipedia.org/wiki/Idealisme
- http://id.wikipedia.org/wiki/Eksistensialisme
- http://ms.wikipedia.org/wiki/Marxisme
- http://id.wikipedia.org/wiki/Profesi
- http://ms.wikipedia.org/wiki/Profesionalisme
- http://blog.re.or.id/komunisme.html